Saturday, February 13, 2010

PAGI YANG TERSIMBAH INDAH

pagi cerah berpinar tajam
mentari menyinari bumi
menyimbah indah
menghirup udara segar dingin
bunga bunga kecil berkembang
dan burung burung bernyanyi
bayu kencang membawa salam
buat kekasih yang jauh
meriah rasanya di sini
kota yang ligat
tidak pernah penat

hari minggu yang lapang
tenang membaca puisimu
berbunga dan mekar
merajuk dan merayu
rindu dan hiba
suka dan duka
silih berganti
bertukar hati
daerah perkasihan kita
aku rindukan taman itu

malam tadi
bermimpikan tentang dirimu
kembara kasih tersemat dihatiku
melukiskan indahnya
di taman inderaloka
bersama berbaring di rumput hijau
di atas hamparan bunga
membacakan puisi cinta
bertingkah kata.

2 comments:

setiakasih said...

mungkinkah pelangi hadir
antara kita
kerana kotaku tersimbah hujan
mendingin kehangatan
malam semalam
kala kata menganyam kata
kala tingkah menterjemah rasa

mungkinkah pelangi hadir
antara kita
menghubungkan dua jiwa
di taman larangan?

ABD. GHAFAR BAHARI (GOPA) said...

Setiakasih
pelangi indah akan sentiasa ada
melingkari indah maya
hujan itu rahmat
menyuburkan bumi
pelangi itu titisan cahaya
akan terus melingkari
meskipun malam
ia tetap ada
meskipun tak terlihatkan
meskipun tersembunyi
ditaman larangan.