Sunday, February 14, 2010

BAYANGANMU

Senja kulukiskan
bayangan dirimu
tiba tiba menjelma
mewarnai sunyi
berdiri di depanku
berwajah basah
terpaku tidak bersuara
mengigil jari jemarimu
tubuhmu tidak bisa lagi berdiri
apalagi untuk melangkah
menghampiri
hanya matamu tajam merenung
menunggu

Ya Ilahi
selepas solat
tertidur rupanya aku
kehibaan
jiwaku beterbangan
lenyap hilang ke sana
mencari dia
dari taman ke taman
lindungilah kami
berilah kami kekuatan.

3 comments:

setiakasih said...
This comment has been removed by the author.
setiakasih said...

mewarnakan sunyi dengan segala keindahan
gemersik bayu seakan menghalang prahara lepas amarah
kasihNya merintang bencana
kasihNya mengalur arus tenang
agar bahtera impian selamat labuh
dataran impian

taman-taman dunia
kulawati
namun
taman hatiku
tetap cantik
hanya di sini
menanti
dan terus menanti
dari dinihari ke senja

menatap kita
mata hati
berbicara pada helaian kanvas putih
dan huruf-huruf tersusun indah
terciptalah puisi
senja yang sarat rindu

bersimpuh
aku mengadapNya
merafa' doa
moga berjumpa.

ABD. GHAFAR BAHARI (GOPA) said...

Setiakasih
di sini bertemu kita
berbicara panjang
melunaskan waktu yang dulunya hilang
bahagia rasa mendengar berita
indah darimu
hilanglah sugul dari hatiku.