Sunday, December 27, 2009

SAYEMBARA LUKA

Kesedihan dan luka ini
kembali ke dalam sunyi
sunyi yang begitu damai
tenteram
kembali dalam pelukan
rindu kekasih
dingin malam
harum bunga

kekasih
ah.. aku ingin menangis
sepuas puasnya
terharukan diri
betapa luasnya langit
entah kerdil lahirku di mana penjuru
terpisah rindu
tengelam terlena

tapi...
alangkah indahnya
pakaian yang dihadiahkan ini
merah menyala.

2 comments:

setiakasih said...

Siapakah yang bertuah itu?

ABD. GHAFAR BAHARI (GOPA) said...

Saya gembira bila guru agama saya membisikan ketelinga saya. `Cahaya merah menyala`.