Saturday, October 24, 2009

PADA CINTA PERTAMA

Seandainya tertutup kalam
tenggelam pada segala keasyikan
ketakjuban
tidak perlu bercerita lagi
terjunlah kedalam hakikat
kenalilah diri
sebenar benar diri
itupun yang kau cari
merataplah
bergulinglah
merayulah
bernyanyilah
penuhkanlah ia
puji dan puja
hiasilah dirimu
secantik cantiknya
sewangi wanginya

kau dalam pelukan cinta
cahaya di dalam cahaya
cahaya yang selama ini
menjadi rahsia
kembali kepada rindu mula
rindu pada cinta yang pertama.

Tuesday, October 20, 2009

MELANKOLI DINIHARI


Ah... sedihnya malam ini
hujan setitis saja
menitis perlahan

betapa sunyinya di kegelapan
hanya cengkerik saja
yang berani bernyanyi
lagu luka hatiku ini

mereka semua pergi
melambai lambai tangan
meninggalkan bangku bangku setia
setangkai bunga kusam
diam tertinggal disana
bukan milik siapa siapa

aku melukiskan dia
tercengang cengang
melihat rerama putih
mencari warnanya
kemana hilang

alangkah sunyinya
mimpi ini
tanpa tetamu
berjalan sendiri
mencari pagi

... namamu
masih tertulis ditapak tangan ini
di mana terguris lama lukaku dulu.

Wednesday, October 07, 2009

Tuesday, October 06, 2009

SANDARKAN DIRI KE DINDING INI

Kusandarkan diri pada dinding ini
hanya aku ingin sandarkan diriku dengan manja
telah begitu banyak beban tergalas ini
sarat tak terpikul lagi
penuh

malam ini
aku hanya ingin bercakap seperti biasa
seperti aku yang tidak mengerti apa- apa
dengan bahasa yang biasa
dari resam pengalaman
tangguh lagi pelupa

ingin ku sandarkan kesal ini
kebahu kekasihku yang sentiasa
memerhatikan
bila terkoyaknya iman
tersungkur lagi
berkali kali
meruntun harap
belas kasihan

kata hati aku kini hanyalah
dari sunyi pohon teruji
disana segalanya ada
ranting ranting
ulat ulat sebelum menjadi rerama
buruk sebelum kembali kesayap indahnya.