Wednesday, October 13, 2010

MENJADI DIAM SEBUAH KOLAM

Diam sebentar
untuk melihat luka luka
calar balar di badan
terkait oleh juntaian
duri berbisa
masih di caci di hina
cemuhan sindiran
masih terus di lemparkan
dari kiri dan kanan laluan
di hambat maki berjela
terluka lagi

diam ini
seperti tidak mendengar apa apa
sunyi sepi untuk selamanya
tidak menyahut atau menyapa
pendirian teguh adalah
sebuah kolam damai tenang
tidak berganjak
jernih tapi dalam
terpendam rahsia
lumut lumut lembut
santun peribadi
hijau

ah..
betapa indahnya dia
halusnya jiwa
maafkan lah
dari pedih kata kata.

3 comments:

GHAFAR BAHARI said...
This comment has been removed by the author.
GHAFAR BAHARI said...
This comment has been removed by the author.
Setiakasih said...

kenapa dipadam catatannya?