Wednesday, March 03, 2010

BAGAIMANA AKU TERPIKAT PADAMU

Kekasihku
Pertama kali mengenalimu
setelah bertubi tubi
diserbu puisi berbunga indah
tercari cari empunya diri
siapakah gerangan dia
di malam dingin
begitu setia menanti
terlena sendiri di unggun apl
di pantai bersorak
lincah mengacah ombak
burung burung camar
leka menyambar
kata kata cinta
terbuang

Kekasihku
pertama kali melihat
matamu berkaca
jerih menatang hiba
menyimpan seribu rahsia
di dermaga sepi
kapal kapal berlabuh
pulang dengan hampa
bersaksikan mata mata ikan
sisik sisik
hanya tulang tulang
karang karang reput
relai dan hilang

kekasihku
kusimpan gambar itu
gadis berbaju hijau
kerudung biru
luka luka nya bernanah
menjadi barah
disebalik senyum
bibirnya yang merah
terbakar oleh kata
rindu lelahnya

puisi puisi rayu
tidak lagi bermakna
berselerakan
di kaki lelaki itu
yang keras bagai batu
bagai umang umang
hanya senda
berpindah pindah
cengkerang

apa salahnya masih pada kita
atau kita yang terlalu memberi
hingga sanggup menyiksa
diri sendiri

kekasihku
ketika mendengar rintih hatimu
ketika itulah
aku merasai sakitnya juga
aku mula tersentuh
terpaut terpikat padamu
dari rasa dan hasrat
membantumu
membimbingmu ke daerah
damai hijau Kekasihku
yang mengaturkan perjalanan
cakrawala bumi bintang bintang
raja segala cinta
cinta mula cinta yang pertama
yang mempertemukan rasa
atas rasa

ketika airmatamu
bercucuran
turun bagai hujan yang melebat
seiring dengan sakitku
seperti kesetiaan yang sama
yang sering kita pertahankan
penuh kesabaran
hanya tinggal sisa
namun indah mimpi mimpi
tidak lagi dihargai kini

kekasihku
kau memang comel dan cantik
serba sederhana
tidak rendah tidak tinggi
dengan matamu yang sedikit sepet
itu hanya kebetulan dengan seleraku
tapi kelembutanmu
kesopananmu
dari indah tutur kata
itu yang lebih kurasakan
yang lebih memikat hatiku
ketika kau tiada
terasa hidup ini terlalu sunyi
tanpa puisi kasihmu
tanpa gurau sendamu
hilang seri maya ini
terkedu

kekasihku
kau sesuatu
yang tertulis dihatiku
sesuatu yang sangat kurindu
yang mengerti tentang rasaku
dan aku ingin selalu bersama
merawat lukamu
bersajak bercerita
di daerah perkasihan kita
lelaplah di ribaanku
helalah nafas lega
dari lapang dada
udara segar
damai

Kekasihku
alangkah cantiknya matamu
yang sedikit sepet itu.

Tuesday, March 02, 2010

Saturday, February 27, 2010

KEKASIHKU TIBA TIBA MALAM

Mengapa aku jadi begini
aku tidak berdaya fokus lagi
aku hanya ingin terbang
ke langit Ilusi
kadang kala aku hanya ingin diam
tapi diamku diserbu
oleh segala resahku
wajahmu di mana mana
puisi puisi rindu
sehingga satu demi satu
huruf namamu tertanda
di sudut indah hatiku

kekasihku
meskipun ku sedari
ada tugas yang harus diutamakan
tapi rasaku tidak dapat disembunyikan
hanya kerana senja ini
tiba tiba malam
tapi aku tidak juga mahu tidur
tidur yang bakal melenyapkan segalanya.

Thursday, February 25, 2010

KEKASIH PENAKU

Kekasihku
kususuli hasrat hati
yang terpaut
oleh rentak dan tari puisi
kudekati tulus hatiku
yang sedia menerima seadanya
apa saja yang kau dambakan
tidak pernah aku berkecil hati
dan kamu
separuh dari tapak tangan
yang mengaminkan
kebahagiaan
kita bersama

sungguh pun terpisah
di langit nan tinggi
dan aku tertegun di padang padang
dan tanpamu aku kehilangan sesuatu
walaupun setangkai kecil bunga
walaupun sepotong kata kata
yang tercicir ketika kau berlari
aku sungguh bahagia
mengutipnya kembali

Kekasihku
dengarkan kataku
tidak mungkin aku menulis
jika tidak kutulis dengan hatiku
tidak aku tujukan pada sesiapa
melainkan hanya buatmu
tidak aku menyinta
jika tidak hanya padamu

dan aku akan tetap seikhlas itu
membantu
menurut apa saja mahu mu
mendengar dengan setia
menemani
meskipun sekadar
kekasih penaku.

Tuesday, February 23, 2010

MENCARI KEKASIH

Selamat malam kekasihku
bersetialah pada mimpi malamku
wajahku di calar bulan
tubuhku di pucuk ombak
di lereng lereng gunung berkabus
lihatlah mataku di langit
bekerlipan beterbangan

bagai mutiara bertebaran
bagai permata bertaburan
bagai lukisan perjalanan
seorang kekasih
mencari kekasih
hanya kata
tanpa wajah
tanpa diri
tanpa bayangan.

GARIS DARI HATI INI SEBENARNYA

Kekasih
garisku ini sebenarnya
lahir dari diriku
yang sangat tersiksa
lahir dari hatiku
yang tiada hentinya
terguris luka
tapi
mereka tidak tahu
apa yang telah terjadi
di sebalik merahnya senja
mereka hanya menikmati
indahnya saja

kekasih
sedarkah kamu tentang itu
apa yang kusembunyikan
di sebalik senyumanku
dan tidak henti hentinya
ketika galak aku
bergurau berjenaka.

Monday, February 22, 2010

TARI HUJAN

KEKASIHKU AKUKAH ITU

Hujan malam sudah berhenti
hitam malam kembali sunyi
betapa semuanya pergi
sunyi lagi hati ini
aku di kegelapan

meraba raba parut wajahku
masih basah dalam kenangan
suatu pertemuan
sehingga hanyutku di lamunan
puisi puisi indah
hanya hiasan

tiada lagi nyanyi semerdu itu
sehingga kutahu
semuanya bukan untukku
bukan milikku
di bawah pohon lara ini
sehelai daun pun gugur ke bumi

akukah itu
terbuang dan layu
sekelip mata
dihanyutkan jauh
dari mimpi- mimpi rindu.

HUJAN HANYUTKAN JIWA KACAU ITU

Kekasihku
malam ini langit menangis
melebat airmatanya
semakin melimpah
menarilah dalam basah
hanyutkan segala resah
hanyutkan lah derita ini
ke longkang longkang hitam
ke parit parit terbuang
sungai ke laut hilang

kekasihku
aku akan terus menari
melompat lompat riang
memijak mijak lopak air ini
percikan manja
basah kita bersama
alangkah bahagianya
tanggalkanlah sepatu itu
buanglah sejauhnya
dari ingatan


kekasihku
pautlah lenganku
aku akan terus merangkul pinggangmu
biarlah sakit ini dihanyutkan
berligar ligar mengelilingi
berpusing pusing tari
hujan terus menderu
hujan tenggelamkan kata
hanya senyum dan tawamu
terukir dalam kehangatan
bersatu kembali
dalam pelukan cinta

kekasihku
buanglah semuanya
hanyutkan lah jiwa kacau itu
aku masih punya kamu.

Sunday, February 21, 2010

KEKASIHKU LANGIT BELANTARA PULAU PULAU

Malam kuterokai langit
kugenggam sekepal doa ini
buatmu kekasih yang jauh
di peraduan mimpi
agar tidurmu dihias cahaya
digelangi pelangi
segala ketenangan tiba
bagai awan putih yang menyelimuti
calar bulan

Malam kuharungi belantara jiwa
biar kupimpin tanganmu
runtun hatiku menyapa
tenggelam dikehijauan
kuhamparkan sejadah wangi
bersujudlah di taman taman
di dalam seribu haruman bunga
daerah perkasihan kita
bersama mengenal Dia

Dengarkan debur resahnya
dari pulau pulau harapan
pulau yang timbul dari karang
puisi puisi berbalasan
tersusun stanza dan rima
terjalin asonansi dan gaya
bagai ombak dan pantai
berkejaran rasa
batu batu pun
bertasbih bercinta.

PUISI BUAT CAHAYA KEKASIH

Anakanda
harap anakanda mengerti
tentang rumitnya hidup seorang lelaki ini
yang pernah kau panggil abah
yang perjuangannya tidak pernah mati
dia hanya memerlukan seseorang
yang hadir disisi untuk ia dampingi
untuk dia sayangi

sehingga terasa dirinya begitu dihargai
di sanalah sungai kehidupan
yang seringnya mengalir deras
dan dia tidak sempat menjawab lagi
alasan alasan kenapa
begitu begini

dia hanya sempat memiliki
sekeping hati
sedikit bahagia
hanya itulah yang ia harapkan
untuk selamanya
sebelum pergi
setangkai bunga

dari kehidupannya yang selama ini
cukup payah
dia sebenarnya cukup menderita
dilambung dihempas sakitnya
sedari mula terbuang
pertemuan ini pun bukanlah sesuatu
yang dirancangkan
bagaimana harus ku ceritakan
dari hatiku yang berdetik
dan terbuka


kerana di sana
telah tertulis segala ketentuan
yang sentiasa kurelakan
terhadapku walaupun sedetik rasa
walau pun seribu cemuhan yang bakal kuterima
kerana dia
ku miliki sinar cahaya
aku tidak peduli semua
kesakitan dulu

janganlah berkecil hati
kerana kau juga anakku
cahaya mataku
dan kuberikan kasih sepenuhnya
sebagai seorang anak
yang sebenarnya ku perlukan juga
seadanya

dan aku sangat bahagia
seorang anakku yang gigih berdikari
tidak gentar di padang cabaran
kerana apa yang tidak pernah kau miliki
sudah terjawab akhirnya
punya seorang ayah seperti ini
yang sama degilnya di arena perjuangan.

Thursday, February 18, 2010

HANYA DOA MENGIRINGI

Salam buat kekasihku
Rindu menjemputmu
bersama kembangan pagi
dan terbitnya mentari
burung burung melayah
terbang ke langit tinggi
ke dalam birunya kasih

kau kekasihku jauh di sana
bergelut dengan sakit
dan aku di sini terpintal resah
bergulung lara
hanya doa
agar kau sembuh segera
dan dapat jalani hidup ini
seperti biasa

apa lagi yang harus kulakukan
buat mengebahkan sakitmu
supaya segera sembuh
agar sirna kembali
cahaya hidup ini
selamanya

aku berdiri di pintu
tanpa arah
kau jauh di sana
bagaimana
tertanya khabar berita.

SG. CONGKAK SELANGOR

KEKASIHKU DARI SEGALA INDAH

Berteleku
meraut rinduku
garis garis sepi
bagaimana harus kulukiskan
indah hasratku
berbunga bunga terhadapmu
lukisan indah yang lebih indah dari itu
kecintaan terhadapmu
setulus cintamu
ikhlas kita

bagaimana harus kutuliskan
apa yang harus kuucapkan
selembut puisi syahdu
kata kata indah yang lebih indah dari itu
bergetar rasa dalam hatiku
meniti waktu meronta
tercari cari kata
tercari cari warna

kau yang teristimewa
mungkinkah menunggu
ilham dari langit
bidadari bidadari
menjelma berbisik.

Wednesday, February 17, 2010

PURPLE FLOWER


A. Ghafar Bahari- water colour- Sept.2008.

Monday, February 15, 2010

KEKASIHKU SUNYI ITU

Sunyi panjang hari ini
ku kehilangan baris kata kata
puisi indah darimu
yang saban waktu datang
menghiburku
seperti ruang kosong hampa
tanpa sesiapa
seperti pohon diam
sekelian alam tidak menyapa
burung burung hilang
terbang kemana
awan di langit tidak bergerak
dan aku diam tidak berganjak
mencarimu
dari nota ke nota

pada setiap bait puisi puisi lama
berulang kali ku bacakan
semakin lama semakin
ketemu indah
dan akan terus kubacakan
buat mengisi setiap inci kesunyian ini
kekosongan yang mula menyerbu
mahu menderaku
pada akal fikir
hati nurani

kekasihku
datanglah
bersuaralah walau pun sepatah.

SEBUAH KUMPULAN PUISI

Langit biru mula mengorak awan
menampilkan cerahnya damai
hari sudah tinggi
angin bertiup kencang
dan aku diserbu kesegaran
matahari melimpahkan cahayanya
tapi teduh

manusia berlegar legar
dijalanan
dengan segala tujuan
arah sendiri
aku di kamar sepi
mengurung diri
bersama berkembangnya
bunga bunga puisi
yang sekian lama ku kumpulkan
harapanku menjadi satu
sebuah kumpulan puisi
daerah perkasihan kita
puisi indah dari hatimu
bicara rasa dari jiwaku
hujan hujan rindu
InsyaAllah.

AKU BUKAN PEMBUNUH ITU

Tiba- tiba kau kata
aku memancungmu
apa ini
bila kenapa
mendadak kau mahu pergi
tanpa ruang
untuk aku bersuara
untuk aku bertanya
apakah sebabnya
memang aku benar benar tidak mengerti
apa sebenar yang tersembunyi
jujurlah padaku

bukan kah sudah kukatakan dulu
siapa pun dirimu
aku sentiasa menerima seadanya
ingatkah kau janji itu
aku hanya tahu tentang rinduku
aku hanya menyintaimu
aku memang tidak tahu apa apa
tentang dirimu
selebihnya.

KENAPA BEGITU KASIHKU

Kekasihku
apakah yang telah terjadi
terpinga pinga aku
apakah rahsia
yang kau sembunyikan
tertanya tanya
apakah sebabnya
sehingga kau tinggalkan
aku sendirian

apakah yang telah kulakukan
sehingga begini jadinya
ceritakanlah agar kutahu
apa sebenarnya yang telah berlaku

kucari dirimu serata alam
namun inikah hukumannya
sedang rindu ini
terkapai kapai
meronta
terpanggang tanpa kata.

Sunday, February 14, 2010

SEJULUR CAHAYA


Dengarkanlah bisikan rinduku
kulafaskan ketika senja berlabuh
meskipun kau jauh
lihatlah warna indahku di langit sana
ketika cahaya matahari mula mencelah
awan gemawan berbagai rupa
merentas sepi alam
menembusi hatiku
dengan segala ingatan
terhadapmu

kekasih
lihatlah sejalur cahayanya
setia sampai di sana
pada alir sungai sungaimu
yang memantulkan silau cahaya
rindu itu di mata di hatimu jua
indah berbagai warna.

BAYANGANMU

Senja kulukiskan
bayangan dirimu
tiba tiba menjelma
mewarnai sunyi
berdiri di depanku
berwajah basah
terpaku tidak bersuara
mengigil jari jemarimu
tubuhmu tidak bisa lagi berdiri
apalagi untuk melangkah
menghampiri
hanya matamu tajam merenung
menunggu

Ya Ilahi
selepas solat
tertidur rupanya aku
kehibaan
jiwaku beterbangan
lenyap hilang ke sana
mencari dia
dari taman ke taman
lindungilah kami
berilah kami kekuatan.

POHON SENJA

Sunyi senja keemasan
menjelma lagi penuh kesyahduan
sarat ingatan padamu
merenung keluar jendela
daun daun menari
diusik bayu
bunga bunga di ranting
berkembang
dan ada kudup kudup kecil
mula memutik
kehijauan yang manis

demikianlah indahnya
ciptaan Ilahi
diberinya sedikit ruang waktu
untuk memerhatikan
kehidupan pada pohon yang teduh
dengan segala kerelaannya
kesetiaannya
menunggu dari musim kemusim
sehingga hujan rindunya datang
merubah keadaan dirinya
tidak seperti dulu lagi
kini dia lebih tabah
merendang lebih indah.

Saturday, February 13, 2010

PAGI YANG TERSIMBAH INDAH

pagi cerah berpinar tajam
mentari menyinari bumi
menyimbah indah
menghirup udara segar dingin
bunga bunga kecil berkembang
dan burung burung bernyanyi
bayu kencang membawa salam
buat kekasih yang jauh
meriah rasanya di sini
kota yang ligat
tidak pernah penat

hari minggu yang lapang
tenang membaca puisimu
berbunga dan mekar
merajuk dan merayu
rindu dan hiba
suka dan duka
silih berganti
bertukar hati
daerah perkasihan kita
aku rindukan taman itu

malam tadi
bermimpikan tentang dirimu
kembara kasih tersemat dihatiku
melukiskan indahnya
di taman inderaloka
bersama berbaring di rumput hijau
di atas hamparan bunga
membacakan puisi cinta
bertingkah kata.

Friday, February 12, 2010

PENJARA

Inilah lorong lorong sunyi
kulalui kolong kolong hitam
kudengar jerit perih kasih
meronta merengkuh malam
apakah yang telah terjadi
sehingga tenggelam bersama
kepahitan kalut kota cinta
di mana kah kasihku itu
yang hanyut di deras
laut bergelora

lupakah dia padaku
di bawah pohon teruji ini
sekian waktu menunggu
membilang jari
meratapi mimpi
berguguran daun daun
kekeringan

lupakah dia
pada singkat masa berlalu
yang memenjarakan
usia kita
sehingga mungkin
tidak lagi dapat bertemu
hanya tinggal sisa
sepihan
detik detik waktu
saat demi saat.

Wednesday, February 10, 2010

KE MANA PERGINYA PENYAIR MALAM

Betapa sunyi malam ini
sepi semuanya tanpa sesiapa
meruntun waktu
mengelodak gelisahku
tercari cari puisi indahmu
berkali kali pertanyaan
kuulang baca
hanya jawapan tetap berulang
jawapan yang sama

Kekasihku penyair malam
ke mana kau menghilang
untuk sebentar pun
kuingin kau datang
alangkah resahnya menanti
membilang sejuta bintang
di langit tinggi
bertaburan
berkelipan
kau di sana di mana mana
masih mengerdipkan mata

sayap sayap bidadari beterbangan
mengusung sunyiku ke serata alam
di mana kekasihku
wajahnya terlukis di bulan
hingga rindu itu pun datang merenda
merangkul ku pelahan
hingga terlena dengan warna
penuh di tangan.

Tuesday, February 09, 2010

KEKASIHKU BERSETIALAH UNTUK SELAMANYA

Beginilah tenangnya
kolam cintaku terpendam
di mana kembang teratai berkembang
di sinilah puisi kasihku tersimpan
di lubuk hatiku diam
anak anak ikan kecil
berkejaran

hanya namamu kutuliskan
dengan segala indahnya
sebuah puisi panjang
selebat hujan hujan rindu
selebat kasihku padamu
sehijau lumut

dan di kedamaian ini
aku tidak lagi bimbang
akan kesetiaan kasihku
untuk selamanya
tersemat di lipatan rahsia
hingga hujung hayat nyawa

berjanjilah untuk kita.

Sunday, February 07, 2010

WASILAH PEJUANG

Tidak lepas aku
dari renunganMu
mendebarkan
berjalan aku di arena
diperhatikan
puisi puisi perang
puisi seorang pejuang
ingin kubacakan
aku sedar akan sekelilingku
dipenuhi ratapan
riuh tangis meronta
kehancuran
malah jika perlu
akulah yang bakal berdiri
didepan itu
membela mereka
yang jenuh dihimpit kezaliman
ketika semua muncung senapang itu
telah mula dihalakan padaku

inilah wasilah yang kubawa
inilah pakaian putihku
inilah wasilah dari kekasihku
kita akan bangun dengan panji panji itu
aku hanya menunggu waktu
kebangkitannya

andaikata aku sudah di depan
aku tidak akan berpaling lagi.

Thursday, February 04, 2010

KEKASIHKU HUJAN HUJAN RINDU

Hujan- hujan rindu
semakin melebat
semakin mendekat
kau dalam pelukan kasih
berpautlah padaku
biarlah kita hanyut basah
biarlah kita tercungap lemas
dalam dakapan ini
terdampar sudah

peganglah tanganku
gengamlah janji setia
meresaplah
bersatulah dalam diriku
berkejaran diurat darahku
bergetaran antara hela nafasku
berbisiklah ke telingaku
tentang kesakitanmu
merataplah dibahuku
menangislah sepuasnya.

Wednesday, February 03, 2010

KEKASIHKU AMANAHMU

Bagaimana harusku ucapkan lagi
tentang rinduku kasih
nafas seperti tersekat dileherku
hingga terdiam tanpa suara
betulkah apa yang kau ucapkan ini
benar kah apa yang kudengar
dalam dadaku meronta ronta
bagai dihempas badai sekuatnya
sehebat rinduku
mendera hasratku

ingin jua sepantas itu
bertemu dengan mu
betapa besar pengorbanan
yang kau pertaruhkan
terasa ingin ku segera bersatu
memeluk dirimu
menyanyangimu
menjagaimu sentiasa

terima kasih Ya Ilahi
Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang
Maha Suci Ya Rabbi
kau penuhi jua hasratku
doaku yang kudus ini
Kau datangkan dia
secantik ini setulus ini
alangkah indahnya cinta
yang dia bawa

semalaman aku tidak
dapat tidur memikirkan nya
aku sungguh tidak menduga
kau akan menerima kehadiranku
aku hanya orang yang biasa
aku bagaikan bermimpi
benar benar dikejutkan
namun aku amat bersyukur
aku benar benar bersyukur
akan ketentuanNya
yang mempertemukan kita
dan bermula lah satu kehidupan

kasih
apa yang harus ku ucapkan lagi
aku benar benar terharu
kerana Dia telah membuka
pintu hatimu untukku

alangkah...
rindu pun sakit juga
sampai bila aku dapat bertahan
aku cinta kamu.

MULUT

kata kata itu
alangkah indahnya puisimu
telah kusalin semuanya
tinggal kekal di hatiku

dan akan sentiasa
ku pamerkan di depanku.

Tuesday, February 02, 2010

TETAP DALAM KERELAAN

Harus kita sedar sebenarnya
bahawa penderitaan hidup ini
ada yang lebih berat dari kita
ada diantara mereka
telah hilang segala
semua yang mereka sayang
semua cinta mereka
hilang tidak bertanda

pun kita masih beruntung
melepaskan mereka pergi
suatu pengorbanan
relakan kebebasan
berangkatlah
bersama keberkatan
mencari bahagia
yang dia inginkan

pun kamu masih beruntung
dapat menghirup udara segar
hijau rumputan
biru gunung

cepatlah datang mentari
bakarlah semua mimpiku ini
cepatlah datang rembulan
aku ingin hidup seribu tahun lagi.

KEKASIHKU INILAH AKU SEBENARNYA

Tidak mengapalah
meskipun makhkota itu
bukan untukku
aku tidak mengharapkannya
siapalah aku

aku akan teruskan perjalanan ini
meniti danau hijau luas
melihat embun pagi membasah
sambil melapangkan dadaku
bila angin
bertiup lembut

aku masih melhat kamu
dengan segala indahnya
kau yang tercantik
hati dan budi

kerana kecantikkan itulah
aku hanya akan memandang mu dari jauh
dan bukan untuk di miliki
jauh sama sekali
mengharapkan apa apa pun

kerana aku
tidak layak pun untuk bermimpi
apa lagi mengharapkan
seorang bidadari
turun ke bumi

aku tidak mungkin
akan membahagiakan
kerana hidupku
penuh dengan segala cabaran
pun aku sering terkepung
oleh sakitku sentiasa

dan aku pun tidak ingin
kau berkongsi duka itu
tidak ingin kucalarkan indahmu
kerana kau cukup sempurna
kaulah kekasih
kerinduanku

jika pedang ini telah kugenggam
aku harus bingkas berdiri
aku tidak peduli lagi
sejarah silam
makhluk apa pun yang melintas
pastiku pangkas.

Monday, February 01, 2010

DOA SANG PENGEMBARA

Malam semakin diam
tidak bertanya lagi
pada bulan
di manakah awan

dia di mana- mana
dialah lukisanku
puisi puisi sunyiku
bergantungan
di pohon pohon teduh
di mimpi- mimpi indah
pengembara jauh

setiap saat
wajah itu datang
aku hanya sempat menangkap
mata itu untuk seketika
mata hitam tajam menikam
alangkah sakitnya

aduhai Kekasihku
jangan kau bunuh indah ini
kerana inilah
keindahan terakhir buatku
dan ia baru saja bermula

Ya Allah Ya Mani`u
walaupun aku ini
lelaki durjana
berbungkus dosa

aku merayu padaMu
tinggalkan lah sedikit mimpi indah buatku
kerana aku sebenarnya
sudah begitu lama menderita.

Sunday, January 31, 2010

SELAMAT HARI LAHIR CAHAYA KEKASIH



Selamat hari lahir Ke 23
buat puteriku Cahaya Kekasih

Seorang anak berwajah ceria
sepi hidupnya tanpa seorang ayah
hanya ibu tempat mengadu
pun begitu musibah datang tidak hentinya
dia dirempuh kenderaan sesak dijalanan
hingga membawa sakitnya berterusan

kutemui dia dalam tangis sendu
mengharap pertolongan
dipermainkan orang yang
mahu mengkianati dia
sehingga sekian lama
akhirnya segala masaalah pun reda
dia mula berguru
melukis dan menulis padaku
sehingga dia memanggilku
sebagai seorang ayah
dia juga anak
kepada semua karyawan

meskipun begitu lahirnya
meskipun jauh
dialah sebutir bintang hatiku
yang menyinari maya
yang bakal menerangi
persada seni negara

meskipun begitu adanya
dialah cahaya kekasih
disayangi semua mereka
dilahirkan penuh
dengan cahaya
penuh dengan
segala kurniaanNya.

KEKASIHKU SIMPANLAH RAHSIA INI

Ketenangan ini sebenarnya
hanyalah tangisanku
ketika segala dosa ini
ingin kuceritakan
dari serba kekuranganku
kesakitanku
semoga diampunkan
walau pun tidak tertuliskan
banyaknya

ketenangan ini
hanyalah suatu penyerahan
rahsia rahsia kejahilanku
kekalutan kepayahan
dalam pencarian
yang pernah kulalui
dalam sarat dunia
yang penuh dugaan
kau juga yang
menyelamatkan
memberiku rezeki

kuakui silapku
hanyalah dari kelemahan diriku
sebagai manusia
sentiasa kalah dan pelupa
aku sentiasa lupa padamu

kami hanya ingin menyintaimu
mendampingimu
merinduimu sentiasa
dan pasrah atas segala ketentuan
terhadap kami

pimpinlah kami
ke jalan yang benar
hanya engkau yang lebih tahu
siapa yang sepatutnya
berada diatas landasan itu

simpanlah rahsia ini
semua aib kami
di suatu tempat paling rahsia.

Saturday, January 30, 2010

MERAWAT KASIH

Kususuli
pantai resah ini
mengutip kulit- kulit siput sejarah
kenangan kita

kuhamparkan kerudung biru
dilangit sepimu
akan ku selimuti tidurmu
dengan persalinan hijau
cahaya dari syurga

tidurlah dengan damai
di taman puisiku
tidurlah dalam warna
indah lukisanku

akan ku lagukan puisi rindu
akan kutiup pergi semua sakit
keluar dari ubun ubunmu
tertanam jauh ke perut bumi

mimpikanlah taman taman firdausi
berbungakan cinta
mimpikanlah yang indah-indah sahaja
tulus tentang kita.

AKU YANG MASIH MENGERTI

Aku yang berdiri
sebagai pengapit
disisi pengantinku
akan aku selalu
mengipas ngipas rasa
agar kau bisa
terus tersenyum

aku yang setia
sedia mendengar
keluh kesah sakit derita
ceritakanlah
dengan indah
puisimu sayang

tentang lukaku
janganlah kau hiraukan
aku telah menutupnya
dengan pakaian
paling indah

lukanya telah
kuikat kemas
meski pun bernanah.

KAMBAS HATIKU

Kuhamparkan kambas hatiku
seluas langit biru
akan kupercikkan warnaku
seindah warna pelangi
dan akan kulukiskan
tentang kita
tentang kehidupan ini
yang tidak tertuliskan
bagai gelora di lautan
saling berkejaran
di pantai kasih

Ya Ilahi
restuilah
perkasihan ini
lindungilah dia
kasihilah dia
dan pertemukanlah dia
dengan apa yang
dia inginkan.

Thursday, January 28, 2010

KEKASIHKU ITU RESAH OMBAK

Di pantai ini
ingin kubelai
halus rambutmu
terhidu aroma
haruman bunga
melingkari ingatanku
kemana- mana

ombak itulah
debaran hatiku
yang meresah
meronta
tertahan tahan

alangkah indahnya malam ini
aku ingin terus hidup
damai sebegini
disisimu kekasih
untuk selamanya
bersandaran.

DALAM DIRI

Jauh di sudut hati
pohon merendang
bunga bunga kecil berkembang
berterbangan bertaburan
sentiasa rela
ranting ranting sering dipatahkan
sesingkat itu juga ia tumbuh
subur mewarnai alam
lebih indah dari mula

jauh di lubuk hati
pintu pintu
sentiasa terbuka
untuk dimaafkan
setiap kesabaran
pasti ada ganjaran

di sudut terpencil
kita sentiasa bertanya
sedang jawapannya
sudah sedia ada
lebih bermakna
dari segalanya.

Wednesday, January 27, 2010

KEKASIHKU OMBAK PUN BERNYANYI

Bayu malam
membawa berita
bintang timur
berkelip di angkasa
membawa sinar
seribu harapan

di pantai putih
tikar dihampar
duduk bersila
membuka cerita
duduk bersandar
melabuh rindu
berlagu puisi
bicara hati

ombak di laut
berlagu riang
dapat bersama
orang disayang
kita hanyutkan
semua gundah
kelaut hilang

selebihnya berserah
tawakal kepada Allah
semoga dibukanya jalan
menjadi mudah.

Tuesday, January 26, 2010

BAYANGAN MIMPI MIMPI

Berjalan menyusul
tebing kenangan
suatu waktu dulu
menghijau
merendang pohon
langit biru

ku selak
helaian rindu
satu persatu
tersusun indah
menyentuh hati
begitu suci
ranum masak
menitiskan
titis manisnya

kini hanya bayangan
arca tanpa suara
yang kunantikan
mungkin
mustahil sekali kali ini
menjelmakan dia.

BERTAMBAH SAKITKU LAGI

Ah...
tubuh derita ini
dicincangnya lagi
menjadi makanan serigala

disiat siatnya
kulitku dikeringkan
pada jemuran
di padang padang
bakal dijadikan belulang
pada pemain gendang

ditabuhnya geram
marah bercampur dendam
tahun demi tahun
tidak henti henti
berdendang.

MAAFKANLAH AKU

Maafkan aku
jika bicaraku
menguris hatimu
adalah dari
kelemahan diriku

aku ini
dari insan biasa
pelupa
yang tidak sunyi
dari berbuat dosa
maafkanlah aku
dan aku tidak pernah berniat
untuk meninggalkanmu

aku akui kesilapanku
aku hanya keliru
dari puisi puisi
tentang dia
dan bukan pula
salah dari dirimu

aku juga tidak tahu
bagaimana harus aku ucapkan lagi
untuk memujuk
agar kau segera kembali

jika nekad rajuk hatimu
sememangnya ingin menjauh
meninggalkan
tiadalah upaya lagi
untuk aku menahan

lupakah kau pada janji janji kita dulu
lupakah kau pada pohon pohon setia
menemani
begitu besarkah dosaku terhadapmu
sehingga
kau terus berpaling
tidak dapat memaafkannya lagi
bulan dan matahari.

DI MANA HARUS AKU LUKISKAN

haruskah aku bersuara
harus kah lagi aku bertanya
patutkah aku mencelah
puisi indahmu untuk siapa
pada malam yang hitam
yang sering membungkus
deritaku sendirian
dalam kesamaran

hanya lagu luka
kini menjadi teman
dan aku tidak betah
menyanyikan nya lagi
kerana gusar hati ini
lidahku mula terkunci

hanya kesedihan ini
sentiasa kurasakan pedihnya
menitiskan sarat rinduku
tidak karuan

kekasih
di dinding mana
harus aku lukiskan
rasa indah hati ini.

Monday, January 25, 2010

TELAGAH DALAM DAMAI MERENGKUH BULAN

GADIS DI DERMAGA

Sunyi kembali malam ini
semilir angin menghiris hati
kudengar ratap jauh
tidak henti henti memanggil
tetapi bukan padaku

mengupas sejarah
berbisik dari balik pintu
menguak rindu di jendela
memanggil manggil pulang
pengembara di lautan

kenangan lalu
kau singkap semula
meskipun berkali kali
hatimu terluka
masih terpaku di dermaga
mengutip sisa

apakah ertinya ini
sepi sebuah penantian
dia masih kau harapkan
pulang kepangkuan

kekasih
apa kah sebenarnya
yang telah terjadi
sehingga karangku gubah
tidak berharga
kau hanyutkan semula
tidak lagi bermakna
ke tengah lautan
jauh dari ingatan

inikah tari ombak
yang sering kau tarikan.

KEKASIH DIPINGGIRAN

Siapalah aku
yang mengemis rasa
dari sebuah sejarah
yang terguris luka

melihat bayangan
kau berlalu
mengintai waktu
penuh harapan
menanti kepulangan
kekasih dulu

siapalah aku
memetik kecapi rindu
sendirian
di sudut sunyi
kegelapan
tanpa lagu

siapalah aku
yang memanggil manggil
kekasihku itu
tetapi dia tidak juga
mahu perpaling

siapalah aku
yang berligar ligar
hanya di pinggiran.

HANYA AKU PENGANTINKU

Hanyalah aku
yang masih jenuh bermimpi
sabar menunggu
pengantin datang
mengendung bunga

hanya aku
tidak henti menulis puisi buatmu
yang meratap di dinihari
kewalahan
terlena di meja

sayang
hanya aku barangkali
bersama segugus puisi lara
yang hanya layak
untuk dibaca sendiri
di daerah sunyi
persemadianku nanti
bersama gugur kemboja
yang setiap musim
tidak henti berbunga

tulislah puisi ini di pusara
dibawah bayang bulan
di rapuh ranting ranting
pungguk tiada

kekasih
hanyalah aku pengantinku
aku akan terus terusan
menyinta

alangkah pedihnya...

KEKASIH SANDARAN

Terima kasih kerana
memberikan
puisi- puisi indah
mimpi-mimpi perkasihan
harapan tinggi
sebagai kekasih sandaran
pujuk rayu
janji janji manis
kata rindu
hanya lakunan

Alhamdullillah
kerana luka sesakit ini.

Saturday, January 23, 2010

BINGKISAN RINDU

Lewat dinihari
begitu damai
angin dingin
bertiup lembut
bagai membisikkan
bicara puitis
bingkisan rindu
dari mu yang jauh
bertali arus
melimpah ilham
terpendam
tiada hentinya
melintas rimba belantara
sungai dan lautan

sehingga lemas aku
dalam keresahan
cintaku terhadapmu
kekasih tumbuh
rendang melebat
terdiam dibangku
termanggu menanti
alangkah kalut
merusuh hatiku
meronta bertanya
tenggelam aku rela
dalam longgokan kata
seindah sejuta bunga

alangkah hebatnya adinda
bermadah seloka.

KEKASIHKU MAHA PENGAMPUN

Janji Ilahi
walaupun sebanyak buih di lautan
walau pun tidak terhitung
tidak terkira banyaknya
akuilah kesilapan

Dia yang Maha Pengampun

mintalah keampunan
Dia pasti akan mengampunkan

akan di berinya
rasa ketenangan
kelapangan
didalam setiap
dada insan.

KUSUSULI SENJA

Kususul senja merah ini
alangkah syahdunya
burung burung terbang
melintasi teja
keriangan
beterbangan
pulang
kepohon pohon
harapan

kususul sayu hati ini
kesuyian tanpa kata
hari bertukar ganti
lalu kita menjadi semakin dewasa
diulit seribu peristiwa
berjalan pantas
cerita kedukaan
penuh kerinduan
tetap pasrah
tunduk

malam bakal tiba
dari kegelapan
ada sinar cahaya
ada bulan
bakal menyuluh
kesibukkan pada jalan jalan
keriuhan bandaraya
penuh kemewahan
hanya cabaran

jauh malam
aku hanya menunggu
sebutir bintangku menjelma
diketenangan

Friday, January 22, 2010

JANJI

Janjiku
tetap setia
minta restu
yang maha kuasa
perkenankan
arah tujuan
sebentuk cincin
tanda cinta
pimpin tangan
arah jalan
kepadaMu

akan mengasihi
apapun terjadi
walau siapa pun kamu
dari mana pun asalmu
hasrat murni
harus berusaha kearah itu
bercerai jangan.

Wednesday, January 20, 2010

RINDUKU DIAM

Tenggelam aku dalam lamunan
hanyut kenangan
tanpa suara
menyahut panggilku
bulan kelam
bintang pun rawan
langit suram
hasrat diam
terpendam dalam

kulukiskan cinta
hitam putihku
kaulah pelangi indah
melingkari hidupku
kaulah bayang
separuh dariku

kulukiskan rasa
indah pertemuan
sepanjang hayatku
kupalit pekat warna
seranum rinduku

aku cinta terlalu
rindu teramat rindu

diamku tidak terucap

Monday, January 18, 2010

KEKASIHKU BERSIHKAN LAH

Aduhai kekekasih
penguasa hati
dengarkanlah rayuan
dari diri kerdil ini
yang sentiasa kau
kabulkan pintanya
ketika susah hatiku
yang memenuhkan
segala hajat keperluanku

kerana aku juga mengasihinya
terlalu gembira menolong dia
tenangkan hati kekasih ku
dia juga sudah begitu tersiksa
jika perlu
ambillah sebahagian dari
kegembiraku
tenteramkan lah resah hatinya

seperti kolam dalam hijau
tenang membiru
seperti batu berlumut
yang menunggu
seperti bulan malam
ditemani bintang bintang
seperti malam hijau
Lailatul Qadar
seperti sayap Jibrail
yang bertaburan pada
sayapnya kerdipan
permata permata
seperti hati Rabiatul Adawiyah
yang telah kau tanamkan rasa cinta
yang telah kau bersihkan
segala hiba

Seperti Nabi Khaidir yang
menjadi penguasa air
ketenangan
seperti Awais Al Qarni yang
kau angkat ke langit kaus
ke mertabat tinggi marhain
dengan cahaya
kemuliaan

kerana dia juga sentiasa
ingat padamu
kabulkanlah mintanya
tolonglah dia
sepertimana kau tunjukkan
segala kebesaranmu padaku
keindahanmu

kekasihku
mulai dari hari ini
kau tunjukkanlah tanda tanda
kebesaranmu juga pada dia
ampunkan dia
dari segala kelemahan
yang ada dari dirinya
walau pun dia bersalah
berdosa
dia sudah menyesalinya
dia ingin kembali kejalanmu

peluklah dia dalam dakapanmu
rawatlah lukanya
Ya Khoha berilah dia kekuatan
buanglah rasa kecewa
dengan cahaya suci dari dalam
bersihkan lah kedukaan dulu.

Sunday, January 17, 2010

LUKISAN DARI HATI

Sebuah lukisan telah kusiapkan
telah kulukiskan dengan hatiku
dengan segala kesakitan
saban malam dan waktu
telah tertumpu padanya
imaginasi mimpiku
lanskap sebuah sungai
yang mengalir padanya cinta
begitu cantik dan indah

sayang sekali lukisan ini
harus dimiliki oleh orang yang lain
walau pun dia telah membelinya
tetapi lukisanku ini harus pergi dariku
dan aku mungkin
tidak akan dapat melihatnya semula
dan mungkin juga untuk selamanya

selepas ini
lukisan dari hatiku
mungkin tidak seindah ini lagi.

Friday, January 15, 2010

KEKASIHKU MAHAKARYA CINTAKU

Terima kasih kekasihku
kerana memberikan waktu
untukku melihat senyum kekasihku
bunga bunga tidak henti berkembang
dan burung burung tidak henti terbang
ombak hati bergulung indah
resah melebarkan selendang putihnya
ke pantai rindu

alangkah indahnya maya
terlukis indah
dalam imaginasiku
perkasihan gerhana
mentari dan bulan
akan terus ku lukiskan
bicara hatiku ini
buat dirimu kekasih
sebuah mahakarya cintaku

Setiakasihku
hijau pagi ini aku pun bangun
dengan segala indahnya
dari seluruh warna yang ada
dengan segala kekuatan
melimpah ingatan terhadapmu
mula melebat bagai hujan
membanjiri sunyi hati
pelukis ini.

Thursday, January 14, 2010

KEKASIHKU ALANGKAH SAKITNYA

Ya Ilahi.
alangkah sakitnya
luka ini
aku tidak tertahan lagi
alangkah pedihnya
dadaku disiang siang
ampunilah aku
aku sudah mencuba
tetapi tersingkir juga
alangkah sakitnya
tapi telah kurelakan semua
kesakitan ini terhadapku
walau pun dia pergi
walau pun aku terbuang

Ya Ilahi
alangkah bisanya
tusukan pisau cintaMu ini.

Wednesday, January 13, 2010

KEMBALI KE DAERAH KU DULU

Disana lah daerahku yang dulu
jauh dari sesiapa
sebuah daerah sepi yang dilupakan
disana daerah terpendam seluruh kata kata
disana aku harus tinggal diam
melakarkan lukisan kejam
dengan pisau yang paling tajam
ketubuhku

disana aku harus masuk semula
kedalam penjara jiwa
luka- luka lagi
tanpa mimpi dan cinta.

SETIAKASIHKU HARAPANKU

Setiakasihku,
kurenangi lautan harapan ini
ke pulau indahmu
ku pasti kau masih setia
menunggu ku disana
ku susuli pantai putihmu
dengan ketulusan hati
tanpa curiga
dan aku tetap menerima kehadiranmu seadanya
dari landasan yang telah ditentukan buatku
kepadamu kekasihku

Setiakasihku,
aku akan terus merindui senyummu
buat menghiasi daerah sunyi hatiku
dengan harapan terus berbunga
ingin ku jalani hari hari yang tersisa
dengan sebaiknya
bagai yang kita impikan
untuk selamanya

Setiakasihku,
disini didaerah perkasihan ini
sentiasa mengharapkan kehadiranmu
dan disini sebagai tanda kasihku
ingin kusandarkan diriku kebahumu
aku sudah terlalu penat
dilambung ombak cabaran
mengganas di lautan

dengarkanlah betapa derasnya
degup jantungku.

Tuesday, January 12, 2010

KEKASIHKU CINTA LUKA

Setelah kau tiada
kemana harus aku pergi
bagaimana harus aku hidup
tanpa dirimu
roboh mahligai harapanku
runtuhlah dinding- dinding
sekelip mata

kemana kau pergi
tanpa cintaku
tanpa perasaan
pernah suatu waktu
kita pertahankan

tiada cinta lain didunia ini
selain cintamu kekasihku
kemana harus aku lari
wajahmu terlukis dimana mana
senyumanmu tidak dapat kulupa
hanya kesedihan penganti sepi
penghias sunyi

sampainya hatimu
tega nian meninggalkan aku
hilang bersama kisah kisah indah kita
sungguh tidak kusangka
terputus cinta
musnahlah semuanya.

*Puisi buat anakanda Cahaya Kekasih yang tabah.

Monday, January 11, 2010

KEKASIHKU BETAPA INDAHNYA DIA

Malam ini pun kembali sunyi
mendakapku
lalu memujukku
dengan kata kata indah
biar pun kehidupan sama hitamnya
dengan diriku
bukankah segalanya
telah dibersihkan
sehingga dirimu
sentiasa tenteram
tenang dan sabar
terimalah apa saja
yang telah ditentukan untukmu

apakah yang kau sedihkan kekasihku
biarpun semua mereka menghinamu
mencalarkan hatimu
mentertawakanmu dengan segala
timbunan derita yang ada
mereka sebenarnya sudah lupa terleka
cintakan keindahan dunia didepan mata
dan bukan pada kekasih yang kekal abadi

beruntunglah pada mereka mereka yang telah
dibukakan khashaf matahatinya
sehingga dapat melihat tanda tanda kebesaran itu
betapa indahnya Dia.

KEKASIHKU SEBERKAS NASKAH CINTA

Dialah kekasihku itu
berjalan sendiri menyusul hari
diwajahnya terlukis keruh derita
dihatinya bercalar seribu luka
di rempuhnya hening malam pekat
melangkah tanpa arah pasti
kemana derita ini
harus dia lemparkan

kenangan indah dulu
seberkas naskah cinta
tidak lagi membawa apa apa makna
hanyalah hirisan hirisan hati
tidak terbendung lagi
alangkah sakitnya

dialah kekasihku itu
yang menyelak nyelak helaian luka
dengan deraian airmata
hingga relai hancur semuanya
ditaburnya sepanjang jalan itu
diterbangkan waktu
jauh dari ingatannya
semakin kosong dan hampa

dia berjalan sendiri
menyusul pantai dan pelabuhan sepi
dimana terbenamnya sisa sisa pertemuan
dia mencari keindahan rindunya
semerah cintanya
apakan daya
dikaki senja
alam mula bertukar warna
semakin jauh bayangan itu pergi
semakin kuat ia bernyanyi
dimanakah putihnya awan
bagai diarak mempelai pengantinmu dulu
bergendang

yang tertinggal dipasir hanyalah cengkerang
dan kulit kulit siput yang berselerakan
terbuang.

Sunday, January 10, 2010

WAJAH SESEGAR PAGI

Sebenarnya hari ini
mimpi indahku baru bersuara
kau datang bersama keemasan mentari pagi
bersama kembang bunga ungu
langit biru
dan gebar kepak kumbang bernyanyi

kau bawakan sekuntum senyum paling indah
sehingga aku rasakan diriku
terapung di awanan
terbaring di kebunan hijau taman
tersenyum sendiri

dia dihatiku, selamanya dihatiku
menjahit rindu kuntum harum cinta Ilahi
dengan kesakitan yang begitu menyiksakan
seribu duri terpacak di dada

Aku sebenarnya sendirian
di daerah jauh laut hilang
menantimu menggelepar
begitu lama terbiar
dalam gelap dan lapar.

KEKASIHKU PAGI YANG MERESAH


Terbangun aku pagi ini
dengan segala ingatan terhadap mu
aku tercari cari puisi indah itu
bicaramu bagai bisikan bayu
melewati gunung dan lautan
diiring semarak bunga bunga wangi
burung burung mula bernyanyi
ombak pun berkejaran
ke pantai rindu
rindu padamu

rasanya seperti segera
aku ingin terbang ke sana
bertemu kekasihku
yang setia menanti
di langit tinggi
bulan putih perak kesiangan
terbayang wajah kekasihku
sedang tersenyum di balik awan
begitu manis menawan
sayu di pintu
sekepal doa buat pengembara
agar segera pulang
kepangkuan.

DOA BUAT KEKASIH

Ya Ilahi
lihatlah tubuh kekasihku yang
tergantung di langit
airmatanya bagai hujan petang
membanjiri sungai sungai
laluan hidupnya
ampunilah dosa- dosa mereka
yang menulis bukan dengan hati
lalu mensia-siakannya
hingga melupakan betapa
hebatnya cintamu

Ya Ilahi
lihatlah tubuh kecil
kekasihku ini
yang tenggelam didasar lautan janji
dicelah karang reput relai dan hilang
kau timbulkan lah ia kembali
dengan wajah keimanan terhadapmu
limpahkanlah hidayah juga cahaya
pada hatinya yang basah.

Thursday, January 07, 2010

DIBAWAH HUJAN BERPAYUNG RINDU

Kunyanyikan puisi ini
buat dirimu pengubat sunyi
dibawah langit dan hujan
kita payungi rindu ini bersama
di taman taman indah
dikepung kembangnya bunga

biarkan
petir yang berdentum
juga kilat yang melancarkan panah berapi

sebentar...
aku ingin melamarmu
di padang hijau
lantai rumput ini
hanya mata
tanpa syarat dan kata- kata.

AKU ... PADAMU

Mengapa bila saja kusebutkan
aku... padamu
isi alam menjadi riuh
semakin resah gelisah
apakah ucapan itu melahirkan kata dosa
apakah ia menjadi jembatan untuk aku
terjerumus ke lembah hina

apakah diriku begitu sebenarnya
tidak layakkah aku menyebutnya
perlukah kuceritakan
kisah peritnya hempedu hidupku
tentang rindu siapa kekasihku itu
jika sudah rasa putih hati
tanyalah malaikat
siapa dia lelaki yang
tidak dikenali itu
tidak punya apa apa
yang berjalan didalam gelap
lalu keluar dari rumah ke rumah
lewat dinihari
luka luka lalu
dia pulang dengan segala kesakitan
yang amat sangat

tapi sebenarnya
mungkin juga
mereka yang berkata itu
telah mula bimbang
kiamat akan segera datang
lalu membungkus semuanya
masuk syurga.

Sunday, January 03, 2010

Wednesday, December 30, 2009

KEKASIHKU ITU BURUNG IKAN RERAMA

Dialah kekasihku itu
datangnya dari langit
sikecil layang layang
entah dari biru mana
sayapnya patah
terbuang
tercarik luka hatiku
sakit dan sayu
kutatang belas kasih ini
kemana haluan pergi
ingin kulepaskan
bertemankan rerama
dapat kah kau terbang lagi
melewati padang mimpi
hilang bersamanya
tari bebunga lalang

Dia kekasihku
datangnya dari resah pohon pohon rindu
juga dari ratap nyanyi unggas
dari tebaran daun daun waktu kekuningan
kocak jernih percik air di kali
ikan- ikan terjentik rasa
udara pun bergetar berbisik sukma
disana ingin kupeluk semua
juntai hijaumu sepuasnya
didalam dingin tebal kabus gunung
alangkah lembut hela nafasmu
wangi mengharum
bunga bunga rimba
seindah lembut bicara
bait- bait puisi adinda

Dialah kekasihku itu
yang membawa hebatnya cinta
betapa sakitnya kecewa terhiris luka
betapa ikhlas hati yang selalu reda
sanggup mengekang kehendak rasa
walaupun hilang

mengingatimu
semakin jauh semakin indah
seperti pertama tama kali kita berjumpa
seperti kau yang sentiasa diam
tertunduk malu
tapi aku sendiri sebenarnya
yang tewas menentang tajam tusukan matamu

walau bagaimanapun...
walaupun diam
aku sekadar ingin merayu
kalau boleh...
harap harap
usahlah menjauh.

Tuesday, December 29, 2009

KEKASIHKU ITU HUJAN

Dialah kekasihku dulu
separuh nyawa
pernah kurindu
padanya terbang
sekawan mimpi
burung burung senja sedih
padanya terkumpul semua luka luka
padanya selaut air mata kasih
bergelombang
sehingga aku sendirian karam
tengelam di laut garam
hilang

dia melintas didepanku
bersama sejuta peristiwa
bernyanyi perlahan
lagu yang pernah kita nyanyikan bersama
suatu waktu dulu dimana mana
diingatan mimpi tentang hujan
lagu cinta kekasih dari pohon
dari ranting patah
kuntum nya berderai

digendongnya ratap sedih itu selamanya
bagai cucuk sanggul
yang menikam nikam tajam di kepala
hari ini dia sudah lain
dimiliki kekasih yang lain
ternyata kekasih itu
kekasih yang pernah
kita cinta bersama
dia di mana mana
di mana saja
kuhadapkan wajahku

sayang
kau juga di sana
sajakku diam
aku hanya ingin melihat dalamnya luka
sejauh mana mata pisau terbenam.

Sunday, December 27, 2009

SAYEMBARA LUKA

Kesedihan dan luka ini
kembali ke dalam sunyi
sunyi yang begitu damai
tenteram
kembali dalam pelukan
rindu kekasih
dingin malam
harum bunga

kekasih
ah.. aku ingin menangis
sepuas puasnya
terharukan diri
betapa luasnya langit
entah kerdil lahirku di mana penjuru
terpisah rindu
tengelam terlena

tapi...
alangkah indahnya
pakaian yang dihadiahkan ini
merah menyala.

Tuesday, December 22, 2009

JIWA YANG TENANG

Alangkah indahnya
kalau kita dapat melihat
pada setiap derita kesakitan
ditukarnya pula
pada seribu keampunan
ditanamnya pula
kepada jiwa yang tenang
pohon -pohon teduh

sehingga kita pun
tidak terkata lagi
terkedu diam
cair di kolam.

HARGA SEBUAH CINTA

Dapat kah aku melukis wajahmu
seindah dulu
kau tidak lagi pernah tersenyum
melihat putih awan
melihat hijau daunan
kuning indah bunga ditaman
dapatkah aku menadah
menakungi beban derita itu
kerana airmata mu
tidak pernah henti tumpah
membanjiri gerimis senja merah ini
terluka panjang
melarut ke hitam malam
tanpa bulan bintang bintang
menyinari kelam


bagaimana dapat aku mengerti
sekeping hati yang tertutup
rapat semua pintu pintu peribadi
dapatkah aku hidup
bernyanyi sendiri
tanpa irama
dan kau menanggis
untuk siapa

salahkah aku bertanya
berapa harganya
untuk membeli sebuah cinta
jualkan lah rindumu juga
sekarang.

Wednesday, December 16, 2009

KALIMAH CINTA

Merendah
rendahkan lah
berlembut hati
perhaluskan lah lagi
sujud merapat sunyi
lagu sedih hiba
teringin
damai lapang
dalam tenggelam
kenikmatan bersamamu
datang tenang
tenteram
hanyut jauh
ke laut senja
segala luka luka

tidak lepas
tidak kering di ingatan
alangkah indahnya
betapa sakitnya menulis
melukis namaMu
tawakal di dada
mengintai makna
bicara alam bergetaran
diam diam
rahsia

kekasih
layakkah aku merindu
sehingga kini
kalimah cinta seindah itu
tidak mampu kuucapkan lagi.

Tuesday, December 08, 2009

DIKUPAS DERITA

Petang teduh
sugul gelisah
mengintai perlahan
meyeringai taring taring tajam
mencari mangsa
aku mahu dibahamnya
ketika tubuh ini
kewalahan
melawan sendiri
apakan daya
hanya aku kini
digemari derita
bertunda menerkam
keliling

hanya padaMu
limpahan kasih penuh
tempat merayu
harapan terakhir
selamanya kutunggu
yang bakal meleraikan kusut
terbelit dibenak ini
begitu sarat yang datang
tenggelam akhirnya
terkepong diantara kerikil tajam
terhimpit dalam timbunan
batu batu hitam

ingin ku ceritakan sakitku
tapi kau jua yang lebih tahu
betapa berat bebanan ini
terpikul dibahu
dari kemampuan upaya
tidak seberapa

tolonglah aku kekasih
ringankan lah sedikit
sakit ini
diriku sudah lama hancur
dikupas derita
dicincang sengsara.

Monday, December 07, 2009

Sunday, December 06, 2009

CINTA PUTIH

Minta maaflah
jika kau masih percaya
masih ada cinta suci di sini
diakhir zaman ini
mimpi disiang hari
mana mungkin
kejujuran
keikhlasan
ketulusan
cinta putih bersih
dan lupakanlah
hasrat yang tinggi mengunung itu
seketika
dan berfikirlah sepantasnya
sekarang
sebelum terlambat

wajahnya yang tampan
anak hartawan
kesenangan kemewahan
sebenarnya bukan kayu pengukur
tidak lagi menjanjikan bahagia
tinggal kekal sesat
untuk selamanya tertipu
jejaka idaman yang kau impikan
hanyalah permainan
di pentas lakonan
dan dia bukanlah sebenarnya
seorang pemalu

ketawalah hari ini
sepuas puasnya
sehingga waktu terhenti
kau sendiri akan tahu
bahawa indah dulu
tidak akan mundur kembali
kebelakang
semakin serba salah
sehingga jelas
topeng topeng kepalsuan
rupa rupanya diluar dugaan
mat rempit
peragut penipu
penagih dadah
kepala samseng
pembikin rasuah
perompak penjenayah
terpulanglah
Jika itu yang kau cari
itulah yang kau dapat

pedulikan
kata hati
menyedapkan rasa
kau paling cantik
paling istimewa
dia lelaki setia
sanggup berkorban
jiwa dan raga
kerana cinta
tapi sekarang
siapa bela siapa
siapa jaga siapa

inikah cinta suci
ketika belum dimiliki
harga diri tidak lagi bermakna
berkepit sini dan sana
dengan penuh bergaya
kau hanya layak
dijadikan umpan
semata mata
dihati dia
alangkah mudahnya
kau ditipu
hidup- hidup
mentah- mentah

sungguh tidak disangka sangka
cinta dia selama ini
mati mati
sepenuh-penuh kau percaya
hanyut
disini hari ini
bercerminlah
cinta siapa
seharusnya kau cari
bertaut teguh
selamanya dihati.

Thursday, December 03, 2009

Wednesday, December 02, 2009

POHON MENANTI

Pada setiap pagi
aku menunggu berita darimu
seperti selalunya
aku terus menanti
telefon bernyanyi

tapi hari ini
segalanya sunyi
sehingga angin petang
bertiup kencang
menerbangkan dedaunan
bertebaran kekuningan
juga meninggalkan aku
sendirian
termangu sepi

di bawah pohon rindumu
resah bertanya arah
kemana.

Tuesday, December 01, 2009

SERIKANDI SENI

Kulihat gigih
terjaring dimatamu
mengupas kelopak merah menyala
jemari halus dipenuhi duri
terluka

dialah serikandi gelisah
tidak jemu mencari indah
bersama warna halus bicara
dipeluknya kalimah alam
juntai palma
kembang ungu teratai di kolam
tanda ada
tasbihnya dari batu
dari permata

dia terus melangkah
mengumpul kembali
sirah rindu yang dulu
puisi tradisi kasih bonda
masih kedengaran
berlagu dialun buaian
ingin ia ceritakan
didalam lakaran
halusnya seni warisan
wajah seribu puteri

berkali kali rantingmu patah
dipukul alun rentak bertingkah
tetapi wajahmu tetap kental ceria
jauh merenung kedalam diri
mengapai harapan membumbung tinggi
mengumpul kekuatan
berpencak jiwa berani
tabah menyulam motif dan corak
berkait bersambung
tiada hujung
tiada henti.

Sunday, November 29, 2009

SECAWAN KOPI

Hanya bunga bunga kenangan
mengharum merah menyala di halaman
teratai berkembang unggu rindu
anak anak ikan mengintai resah di kali
embun pun gugur perlahan
dari hijau selepas basah
dihujani mimpi pelamin
pengantin yang dulunya
tersangat muda

dedaun kuning merah bertebaran
angin dingin memaut kencang menari
menjauh meninggalkan permaidani
petak petak kehidupan
harapan dari ranting terkulai
sendiri meratapi
mimpi indah petani
alangkah sukarnya bercerita
tentang pohon pohon
condong di tangga

jalan semakin jauh
semakin pilu sedih
siapa yang sudi mendengar
dari lubuk hatiku yang pedih
merintih mengalir lesu
raut wajah mu
selamanya dulu pernah dirindu
tertegun terkasima
menunggu aku menanti
perlahan menghirupnya
hitam pahit manis rasa
hilang dalam senyum terpaksa.

Sunday, November 08, 2009

DURI DURI

Tajamnya duri duri ini
tersengkang diantara bahuku
tersilang antara selangka dada
bisanya duri ini
meragut seluruh kesakitan
ke dalam kotak fikir
kalut meracau
beku buntu

bagaimana pun
dari dukacita burung- burung senja
aku merayu padamu
rindu jauh langit tinggi
sesekali akal hilang
aku pasti tunduk kembali
dalam hamparan sejuta wangi
rumputan

aduhai sakitnya...
terhoyong hayang
terasa perit tusukan ini
aku pasti akan tumbang pula
terlentang ke belakang.

Monday, November 02, 2009

TENTANG POHON DIRI

Akar itu niat serta akidah
batang pokok itu amalan juga ibadah
ranting itu dari cabang segala doa
daun itu doa terpilih terus kepada Nya
dari syafaat nabi atau para ulama
bunga itu tanda kasih tanda cinta
buah itu hasil dari segala usaha
tangkai itu usia hayat
condongnya ke arah kiblat

alam itu sebenarnya tanda ada
ada pencipta ada penjaga.

PANAH YANG TERPACAK DI DADA


Ketika asyik
mencari diri
antara tidur dan jaga
berkali kali
dipanahnya lagi
bagai kilat dari angkasa
menyambar bagai halilintar
berapi terpancar di dadaku
terbelah dua
menggelepar
tapi hilang rasa
hanya cahaya

Inikah urusan
tentang hati
perihal cinta
sehingga segalanya
begitu mudah terguris
pilu sayu menangis
usah menjauh
isi alam bergetaran merusuh
memanggil indah namamu
sehingga lidah kasih mula tersentuh
aku sebenarnya sudah berkali kali jatuh.