Monday, January 11, 2010

KEKASIHKU SEBERKAS NASKAH CINTA

Dialah kekasihku itu
berjalan sendiri menyusul hari
diwajahnya terlukis keruh derita
dihatinya bercalar seribu luka
di rempuhnya hening malam pekat
melangkah tanpa arah pasti
kemana derita ini
harus dia lemparkan

kenangan indah dulu
seberkas naskah cinta
tidak lagi membawa apa apa makna
hanyalah hirisan hirisan hati
tidak terbendung lagi
alangkah sakitnya

dialah kekasihku itu
yang menyelak nyelak helaian luka
dengan deraian airmata
hingga relai hancur semuanya
ditaburnya sepanjang jalan itu
diterbangkan waktu
jauh dari ingatannya
semakin kosong dan hampa

dia berjalan sendiri
menyusul pantai dan pelabuhan sepi
dimana terbenamnya sisa sisa pertemuan
dia mencari keindahan rindunya
semerah cintanya
apakan daya
dikaki senja
alam mula bertukar warna
semakin jauh bayangan itu pergi
semakin kuat ia bernyanyi
dimanakah putihnya awan
bagai diarak mempelai pengantinmu dulu
bergendang

yang tertinggal dipasir hanyalah cengkerang
dan kulit kulit siput yang berselerakan
terbuang.

2 comments:

  1. kepedihan tertumpah dari cangkir pilu
    membasahi setiap pelusuk hatiku yang rawan
    titis demi titis ia menjatuh
    tetapi bunyinya sungguh menyakitkan
    mendera jiwanya yang ketenteramannya kian hilang

    di mana hendak kulabuhkan harapan
    sedang mata asyik berlinangan
    setelah bayangmu tiada jua kelihatan
    di pohon janji
    di tepian lautan

    kutelusuri pasiran pantai yang ku pasti suci
    tertusuk juga kakiku duri
    jejak-jejak merah tiada aku perduli
    ke laut hampa aku tujui

    o sakit
    derita yang aku tanggungi
    hanya kepada kau, kekasihku
    dapat kuberperi
    hati yang tersayat luka
    ngilu
    bagai eterniti

    lalu kubisik diri
    luka itu hanya berdarahkan air
    tapi
    patahnya hati
    yang hilangnya jiwa.

    ReplyDelete
  2. Setiakasih,
    bicaramu menyusuk hatiku
    apayang kau tanggung ini ada kebaikan disebaliknya
    usah lah dikesali apa yang telah terjadi. Memang sukar mencari cinta sejati.Pada yang pergi mungkin ada hikmahnya, hanya Allah yang tahu, apa yang ditentukan buatmu esok mungkin lebih baik dari apa yang kau miliki hari ini. Allahuallam.Bersabarlah.

    ReplyDelete