Saturday, October 24, 2009

PADA CINTA PERTAMA

Seandainya tertutup kalam
tenggelam pada segala keasyikan
ketakjuban
tidak perlu bercerita lagi
terjunlah kedalam hakikat
kenalilah diri
sebenar benar diri
itupun yang kau cari
merataplah
bergulinglah
merayulah
bernyanyilah
penuhkanlah ia
puji dan puja
hiasilah dirimu
secantik cantiknya
sewangi wanginya

kau dalam pelukan cinta
cahaya di dalam cahaya
cahaya yang selama ini
menjadi rahsia
kembali kepada rindu mula
rindu pada cinta yang pertama.

30 comments:

  1. bah......betulkan balik ejaan beberapa perkataan tu...hehe

    ReplyDelete
  2. Terima kasih anakanda dan mamamin

    ReplyDelete
  3. pada cinta itu...
    ku tenggelam...
    ku selam...
    mencari dimana pertemuan...
    mendakap cinta pertama...
    dalam kalamNya...

    pada rindu itu...
    ku sepi...
    ku menanti...
    mencari dimana perakhiran...
    mendakap rindu pertama...
    dalam kalimahNya...

    pada cinta...
    pada rindu...
    bisakah mengapai...
    bisakah mengait...
    cahaya yang tiada...
    pada diri ku...
    tapi ada pada diriNya...

    siapa aku...
    menanti cintaNya...
    siapa Dia...
    sentiasa ku rindu...

    ReplyDelete
  4. Gilaplah hatimu dengan zikir yang biasa dan segala puji akan berkejaranlah deru cinta di urat nadi,akan terpancarlah cahaya dari hatimu
    sehingga akan terbukalah khashaf matahati
    untuk melihat sedikit sebanyak kebesaran rahsia Ilahi yang tersembunyi. Inshaallah dan banyakkan lah berdoa dan mengingatinya dimana saja berada. Cinta ada anugerah dari Ilahi jadi berhati hatilah mengawalnya kerana ia terlalu berat dan tersangatlah hebat. Beramallah sehingga menyebut namanya pun kamu akan menanggis.

    ReplyDelete
  5. Bagaimana bisa ku mendapatkan...
    Terlalu jauh...
    Mendaki-dakinya...
    Jatuh kebawah akhirnya...
    Dia menolak ku...
    Bukan Dia tapi Dia...

    Mengarah aku kebawah...
    Agar mendapat cintaNya...
    Aku mengorek...
    Aku menggali...
    Hampa tidak jumpa...
    Hanya melihat awan...
    Dibalik tanah gersang...

    Kau telah menemui...
    Izinkan aku mendampingi...
    Supaya bisa aku berjumpa...
    setelah sekian lama...
    Tidak bersua...

    Aku rindu menatap...
    MataNya...
    Bukan mata itu...
    Tapi mata itu...

    ReplyDelete
  6. Saya andaikan diri ini
    kerdil lagi jahil
    saya andaikan masih berguru pada yang tahu
    dari sekadar pengalaman boleh lah dibukakan jalan
    perlahan lahan.

    ReplyDelete
  7. Dipilih orang tak kira pangkat
    didalam diri sangatlah dekat
    Dialah guru segala guru
    diberinya pengalaman tak kira tempat.
    Diwaktu sujud sangatlah rapat.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. bagaimana aku bisa mengerti...
    maksud tersiratmu itu...
    tunjukkan jalan...
    agar terang...

    mengapa engkau berkata jahil...
    sedangkan kau mengetahui...
    apa itu jahil...
    adakah kau cuba memperkecilkanNya...
    kerana mencipta dirimu...
    yang jahil...

    usahlah memperkecilkan...
    Dia menciptakan manusia...
    untuk menjadi kalifahNya...
    hanya aku diturunkan...
    menjadi hambaNya...
    yang perlu menyembahNya...
    hanya Dia yang satu...
    Dia yang satu...
    banyaknya ilmu...
    hingga menjadi satu...

    ReplyDelete
  10. Terasa malu kepada Dia
    tersesat di belantara di berinya jalan
    sedang diri serba kekurangan
    hidup pula dirantau orang
    hendak mengaji tidaklah pandai
    tapi kesilapan tidaklah lupa
    sedih hati hati bertahun tahun
    kepada tuhan meminta ampun
    dibersihkan hati dilapangkan dada
    bertawakal hanya kepada Dia

    mulakan amalan apa yang tahu
    hendaklah banyak beribu ribu
    ikhlas hati tidak mengharap sesuatu
    berniat hati membetul diri
    berbual bercakap didalam hati
    jangan menunjuk kepada orang
    kerana rahsia harus disimpan.

    ReplyDelete
  11. Rupa rupanya baruku tahu yang terpilih itu adalah:
    Dari yang menderita penyakit yang berat.
    Dari yang ditimpa musibah dunia.
    Dari orang yang sering terinaya.
    Dari orang yang jujur ikhlas.
    Dari orang yang tersangat susah.
    Dari orang yang dikeji dihina.
    Dari orang yang sabar.
    Dari orang yang menyesali diri.
    Dari orang yang mula mencari keredzaannya.

    Banyakkan membaca surah Al Ikhlas.
    Banyakkan zikir kepada Allah- malam- untuk keperluan akhrat.
    banyakkan Salawat kepada Nabi-siang- untuk keperluan dunia.

    ReplyDelete
  12. Saya rasa ruang di sini sangat terhad.Fikirkan lah bagaimana.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. aku bersyukur akan rahmatNya...
    berkata akhirnya...
    mengeluahkan rasa...
    dipendam sekian lama...

    ajarlah aku lagi...
    aku sedia menanti...
    apa yang bakal terjadi...

    hidup aku ini...
    hanya untuk mencari...

    ReplyDelete
  15. Makanan pada jiwa rohani atau batin itu adalah zikir dan wangi wangian.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. telah berkali berulang...
    kalimah sakti itu...
    tetapi mengapa...
    tetap aku begini...

    adakah aku tidak dimaafkan...
    kerana dosa selama ini...

    ReplyDelete
  18. Iktirifarlah banyak banyak ketika sujud dan minta ampun buat solat hajat 2 rakaat.
    Ya Allah ampunilah hambamu ini, hambamu yang lemah ini.Ampunilah dosa dosa dari kelemahan diri hambamu ini,sesungguhnya hambamu ini sudah melampaui batas,tutuplah aib hambamu ini dari siapa pun jua , Ya Allah hanya engkau yang maha mengetahui.Hamba akan cuba memperbaiki kesilapan hambamu ini dimasa yang akan datang.Pimpinlah hambamu ini kejalan yang benar.

    ReplyDelete
  19. Dosa tetap akan dimaafkan asal kita meminta ampun.InsyaAllah akan adalah tanda tandanya nanti.Contohnya akan bertemu dengan dirikita sendiri didalam mimpi dengan wajah yang tersenyum dan berseri seri.Pejam mata dan renung betul betul dengan hati akan terpancul lah cahaya didalam renungan itu.Sangat terang mulanya malap saja.Akan dengar bunyi darah mengalir dari badan.( bunyi zikir).Amalkanlah zikirullah dulu banyak banyak.

    ReplyDelete
  20. Call saya. Saya tak berapa sedap bercerita di sini.Takut salah anggap orang,takut salah tafsir atau keliru.

    ReplyDelete
  21. Muhammad itu kekasih Allah,umat Muhammad itu kekasih Muhammad kekasih Dia juga.Maka diujinya mereka sebagaimana Muhammad juga diujinya.Susahnya sampai tak boleh nak diceritakan lagi, berserah saja hanya pada Allah.

    ReplyDelete
  22. Bila Allah menyelamatkan kita dari masaalah itu kita rasa sedih sangat.Kita berdoa Allah makbulkan doa kita.

    ReplyDelete
  23. Dalam susah pun Allah masih beri lagi masa untuk kita tolong orang lain yang lebih susah.

    ReplyDelete
  24. aku mengerti maksudmu...
    wajah berseri-seri..
    bercahaya cahaya indah...
    mengasikkan...

    dibalik wajah tersirat wajahNya...
    itu bak kata orang tua-tua...
    bagaimana ingin melihatNya...
    adakah tarik wajah itu...
    lantas terlihatNya...
    tidakkah sakit jika begitu...

    bak angin bertiup...
    dapat dirasa...
    dilihat tiada...
    menggoncangkan dada...
    menyerap ke jiwa...
    mampu dilihat...
    jika ada diterbangkan...
    oh... itulah angin...
    tetapi tiada siapa tahu...
    wajah sebenarNya...

    kerana itu...
    RahsiaNya hanya diriNya yang tahu...

    bak akal...
    berfikir kau...
    berfikir aku...
    adakah sama...
    penceritaanNya...
    tak sama...
    hanya soalan serupa...
    itupun jika kena pada gayaNya...

    ReplyDelete
  25. Melihat dengan (terpejam mata) mata hati pun sangatlah silau tidak upaya, mengintai intailah kita hanya sebalik tempias cahaya. Nur bayangannya ( Nur Muhammad ) itu pun tersangat silau tidak berupaya kita menatapnya. Janganlah kamu mencari zat Allah. Dari itu pesan ulama kenalilah sahaja sifatnya dari 99 nama takut nanti hancurlah diri kita tidak terpikul jiwa dan raga. Sedangkan bidadari itu pun kalau di hulurkan jari nya kebumi akan terpadam cahaya matahari kerana malu akan kecantikannya, inikan pula Dia.Tetapi Dia dan bayangannya tetap ada didalam diri kita. Jangan dicuba pada cermin takut iblis mengambil kesempatan menyamarkan diri. Cukup sekadar tahu Ia sentiasa bersama.

    ReplyDelete
  26. Tidak ingatkah cerita Nabi Musa yang ingin melihat wajah tuhannya dibuka kan sedikit sahaja pun sudah hancur Bukit Thur melihatnya.

    ReplyDelete
  27. Nama Allah itu bukan saja 99 malah ada lagi semuanya ada dalam Al Quran.

    ReplyDelete
  28. Tentang nur Muhammad itu ada ulama yang mengatakan ia bukan dalil yang kukuh. Tapi Jika Allah menghendaki sesuatu itu tiada yang mustahil. Tahap ilmu itu mengikut kehendaknya jua. Ada juga menjadi tersangat rahsia. Antara kita dan Dia.

    ReplyDelete